Foto : FILE

Ketulusan Tanpa Batas: Kisah Ibu Liana Menemani Langkah Siswa Inklusif di SD Juara Al Hikmah

Sejak hari pertama melangkah di sekolah, Ibu Liana telah memantapkan hati untuk menerima siswa apa adanya. Sebagai Guru Pendamping Khusus (GPK), ia tidak pernah memandang kehadiran anak-anak istimewa ini sebagai "beban" atau "penghambat" di dalam kelas.

Meski awalnya sempat merasa canggung, Ibu Liana justru melihat hal tersebut sebagai tantangan personal. Baginya, setiap siswa inklusif adalah individu unik yang menyimpan potensi besar di balik keterbatasan yang mereka miliki.

Kesabaran yang Teruji dalam Senyuman

Menurut Ibu Liana, kunci utama dalam mendampingi siswa inklusif adalah kesabaran yang berlapis. Seringkali, seorang siswa membutuhkan pengulangan instruksi hingga sepuluh kali atau bahkan lebih untuk memahami satu hal sederhana.

"Ketulusan seorang guru benar-benar teruji di sini. Bagaimana kita tetap mampu memberikan senyuman manis dan nada suara yang tenang, meski harus menjelaskan hal yang sama berulang-ulang tanpa rasa lelah," ungkap Ibu Liana.

Merayakan Setiap Langkah Kecil

Bagi siswa reguler, menulis satu kalimat mungkin dianggap sebagai hal yang biasa. Namun, bagi siswa dengan hambatan motorik, keberhasilan merangkai kata dalam satu kalimat adalah sebuah prestasi besar yang patut dibanggakan.

Ibu Liana percaya bahwa merayakan kemajuan sekecil apa pun dengan antusiasme yang jujur akan memberikan dampak luar biasa. Hal ini terbukti mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa secara signifikan serta mengurangi kecemasan mereka dalam belajar.

Harapan untuk Dukungan Stakeholder

Walaupun penuh makna, Ibu Liana mengakui bahwa perjalanan ini masih memiliki banyak tantangan. Mengingat ini adalah pengalaman baru baginya, ia sangat mengharapkan sinergi dari seluruh pihak.

"Ini adalah pengalaman dan tantangan baru bagi saya. Kami sangat membutuhkan dukungan dari semua stakeholder, mulai dari pihak sekolah, orang tua, hingga Pemerintah melalui Dinas Pendidikan. Kolaborasi ini sangat penting agar layanan pendidikan inklusif kita semakin maksimal," .


Share :

Informasi: Untuk tampilan yang optimal, mohon masukkan Link Terkait / Aplikasi Terkait